Selasa, 06 Januari 2015

Ketika Bermain

Si Thole dan si Bocel sedang bermain sepak bola berdua saja di subuah tanah kosong dekat sungai. Ketika bola masuk ke semak-semak, Bocel lari ke sana untuk mengambilnya. 
Semenit, dua menit, lima menit, Thole menunggu tapi Bocel tidak kunjung kembali. Karena itu dia pun menyusul menuju semak-semak.
Ternyata si Bocel sedang asyik melihat seorang perempuan mandi telanjang di kali. Si Thole ikut berjongkok di sebelahnya, tapi tak lama kemudian dia lari terbirit-birit.
Melihat si Thole lari, si Bocel pun ikut berlari mengejarnya. Ketika sudah terkejar Bocel bertanya, 
"Kamu kenapa sih lari terbirit-birit begitu?”
"Ibuku melarangku mengintip perempuan telanjang. Katanya aku bisa berubah menjadi patung. Dan tadi tiba-tiba saja ada bagian bawah tubuhku yang mengeras, ya aku takut.”

Senin, 05 Januari 2015

Suami Jujur

Suatu malam Tini minta tolong suaminya untuk pergi ke toko dekat rumah untuk membeli obat nyamuk. Suaminya pergi ke toko dan bertemu dengan janda cantik dari kampung sebelah. Mereka mengobrol dan akhirnya suami Tini mampir ke rumah si janda. 

Malam yang dingin dan suasana sepi rumah membuat mereka terdorong untuk melakukan hubungan terlarang. Begitu selesai, waktu sudah menunjukkan jam dua dini hari. Suami Tini kaget. 
"Minta bedak talk," katanya pada si janda. Bedak tersebut dia oles-oleskan pakai jari di sekitar wajah.
 
Kemudian ia mengendap-endap kembali ke rumah. Istrinya mendamprat: 
"Dari mana saja sih?" 
"Aku tadi ke toko, beli obat nyamuk. Di sana aku ketemu janda dari kampung sebelah itu lho. Kemudian aku diajak mampir ke rumahnya dan kami berhubungan seks." 
"Bohong! Coba lihat wajahmu, kamu pasti main gaple lagi dengan berandal-berandal itu!"

Minggu, 04 Januari 2015

ATM Penari Telanjang

Tono, Toto, dan Nono pergi ke sebuah night club. Seorang penari telanjang sedang beraksi di atas panggung. 
Setelah selesai, si penari dengan lenggok dan senyumnya yang menggoda menghampiri ketiga pria yang panas dingin tersebut.
Tono mengambil lembar Rp50,000. Uang dijilat kemudian ditempelkan di pantat penari tersebut. 
Toto tidak mau kalah, dia mengambil uang Rp100,000, dijilat kemudian ditempelkan di pantat satunya.
Penari tersebut kemudian menoleh dan tersenyum kepada Nono.
Sejenak Nono bingung, kemudian dia mengeluarkan dompetnya, menarik kartu ATM, digesekkannya di belahan pantat penari tersebut dan membawa pulang Rp150,000.
Free Backlinks